aku dan jilbabku….
Ya Allah, ga terasa waktu begitu cepat berputar…..setahun semenjak aku mengenakan jilbab. Jujur saja aku sangat tidak – tidak menyangka hidayah yang diberikan Allah sudah turun padaku….. Tidak dapat kupungkiri juga semua ini berkat ummiku , tanteku Marintik Ilahi serta teh devy yang selalu memberi nasehat dan masukan yang sangat berarti buat aku……
Memasuki bulan Oktober 2006, aku pernah mengutarakan niatku untuk mengenakan jilbab kepada ummiku, namun ummiku mengatakan agar tidak terlalu cepat untuk memutuskan sesuatu yang sangat besar. Namun ummi selalu menganjurkan untuk mulai mengumpulkan pakaian panjang sedikit demi sedikit, jikalau suatu saat nanti aku sudah benar – benar siap mengenakan jilbab. Dan alhamdulillah pesan ummi aku jalankan, aku mulai mengumpulkan beberapa potong pakaian panjang dan jilbab. Sampai – sampai Kepala Seksi JKPBI di kantorku (dr. Puja) sedikit heran dan sudah berpikir bahwa aku akan segera mengenakan jilbab. Namun aku mengelak, karena memang pada waktu itu aku belum siap lahir batin walau keinginanku sudah cukup besar.
Pandangan takjubku pada seorang teh Devy yang menambah niat tulusku ini, karena diam-diam aku terpesona dan semakin sering melamunkan andai suatu ketika bisa memiliki wajah terbingkai jilbab sepertinya. Sering aku mencoba untuk memakai jilbab dirumah dan aku perlihatkan pada ummiku, dan subhanallah ummi mengatakan betapa berbedanya aku dengan jilbab itu, hmm… tapi aku berpikir, ternyata tidak cukup hanya dengan niat untuk mengenakan jilbab…ternyata keberanian sangat berperan dalam hal ini. Karena aku masih malu jika aku keluar rumah dengan mengenakan jilbab, apa komentar orang2 tentang penampilan aku……
Akhirnya setelah dua bulan aku merenung dan menguatkan niatku karena Allah untuk mengenakan jilbab. Bismillah, jadilah pada tanggal 31 Desember 2006, tepat ketika seluruh umat muslim merayakan hari raya idul qurban, aku berniat untuk menutupi auratku dengan mengenakan jilbab. Dan orang pertama yang kuberi tahu selain ummiku dan keluargaku adalah teh devy dan yanthi sahabatku, aku juga teringat pesan teteh ketika aku akan memulai kehidupanku yang baru..” jangan pernah liat kebelakang lagi, jalani apa yang sudah elly hadapi sekarang, memakai jilbab tidak semudah yang dipikir, elly harus terima komentar apapun yang dilontarkan orang nantinya, apalagi elly hidup di daerah minoritas”. Dan elly juga inget hadiah jilbab pertama yang teh devy berikan padaku,jilbab pink dan biru muda…hmm tengkyu so much teh…..
Kedatanganku di kantor esok harinya cukup membuat seisi kantor heboh dan sedikit tidak percaya. Dan alhamdulillah umumnya mereka memberi sambutan dan komentar yang positif..terima kasih ya Allah, satu jalan sudah aku lewati…..Kemudian aku datang ke kampusku tepat pada Dies Natalis kampus, seisi kampus juga heboh dengan penampilan baruku, namun alhamdulillah sekali lagi respon mereka ternyata positif….sekali lagi terima kasih ya Allah…Kau mudahkan jalanku…
Selama berjilbab,aku lebih banyak mengalami suka daripada duka. Aku merasa lebih tenang dan tenteram. Sebab, aku bisa merasakan orang jauh lebih menghargai aku. Yang aku usahakan saat ini adalah supaya ibadahku meningkat terus lebih baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Sehingga aku bisa menjadi perempuan muslimah yang salihah, smart dan syukur – syukur good looking…..amin…….
January 2nd, 2008 at 11:18 pm
Syukur deh Ly kalau kamu udah merasa tentram mengenakan jilbab. Pertahankan terus ya.. Jangan mudah goyah akan cobaan. Aku doain agar kamu jangan sampai melepas jilbab yang sudah kamu pakai karena alasan apapun.
Berjuang ya….